Luxuo

Mata Uang Digital: Tanya Jawab Bersama Eric Ceret dari Jetcoin Institute

Alternative-banking-Interview-with-Eric-Ceret-of-Jetcoin-Institute-3-600x370

Di dunia, di mana model pembayaran tak lagi tunai atau gesek kartu kredit, kini cara alternatif baru bernama cryptocurrency atau mata uang digital mulai menanjak popularitasnya.

Keberadaannya memang disambut reaksi beragam oleh industri dan para penggunanya. Sementara banyak yang skeptis akan bentuk alat pembayaran masa depan ini, ada juga yang tidak seperti Eric Ceret, salah seorang pendiri Jetcoin Institute yang justru menantangnya dan meraih kesuksesan tersendiri.

Bagaimana sebenarnya mengenai sistem pembayaran dan alat bayar alternatif ini? Berikut tanya jawab dengan Ceret seperti dilansir dari Luxuocom:

Apa itu cryptocurrency?

Adalah sebuah alternatif akan alat bayar tradisional dan pelengkap dari sistem perbankan konvensional. Tak seperti perbankan tradisional, crypto memungkinkan para penggunanya untuk merekam setiap data transaksi, dan bisa juga mentransfernya dalam waktu yang singkat dengan biaya yang terjangkau. Inilah faktor yang akan membuatnya mudah diadopsi oleh publik.

Faktanya, perbankan juga telah mengadopsi teknologi digital dalam transaksi online mereka, mekipun masih memakai sistem terpusat.

Sementara, cryptocurrency bersifat desentralisasi dan memungkinkan para pengusaha muda menciptakan solusi baru dan membaginya dengan dunia lewat media sosial sehingga transparansi penuh.

Mereka memberdayakan para pengguna, dan sukses tidaknya proyek ini akan ditentukan oleh bagaimana ia diadopsi masyarakat.

Proyek terbaik akan memiliki mata uangnya sendiri dan melekat pada mereka sehingga membuatnya kemudian independen dari institusi finansial, dan akan bertahan lama berdasarkan kebermanfaatannya bagi masyarakat.

Ketika ada kesenjangan terjadi dalam sistem keuangan, cryptocurrency akan berfungsi sebagai penyeimbang menjaga sistem tetap sehat.

Alternative-banking-Interview-with-Eric-Ceret-of-Jetcoin-Institute-2

Apa itu Jetcoin?

Jetcoin adalah jenis cryptocurrency yang saya ciptakan, terinspirasi dari pengalaman pribadi ketika menjabat sebagai Managing Director Elite Model Look.

Pada saat itu, saya memiliki sejumlah pertemuan dan pembicaraan dengan investor dan banker akan konsep mengembangkan pendanaan bagi para talent atau model.

Pendanaan yang saya bayangkan akan mmapu membuat orang-orang secara langsung berinvestasi pada bakat mereka dan memberikan pendapatan berdasarkan apa yang mereka kerjakan. Tak lama sejak pertemuan itu, seorang teman dekat saya yang terlibat di dalam bidang investasi dan cyptocurrency mengundang saya ke sebuah konferensi Bitcoin.

Itu benar-benar pengalaman yang membuka mata. Saya segera melihat potensi baru akan teknologi blockchain untuk menciptakan sebuah marketplace di mana setiap orang di dunia dapat berinvestasi dan mendapatkan benefit dari setiap talenta atau kemampuan yang mereka miliki.

Saya lalu memutuskan unutk mendirikan Jetcoin menyasar dunia olahraga dan hiburan, industri yang didominasi oleh para agen, label serta agensi internasional. Ketika memulai karier mereka, sejumlah orang yang berbakat akan menghadapi beberapa tantangan, seperti tantangan untuk mendapat kesempatan terlihat dan mendapatkan kontrak. Di banyak kasus, jika seseorang tak memiliki pendamping dan dukungan finansial yang tepat, ia akan berakhir pada sebuah asas pemanfaatan belaka.

Oleh karenanya, saya ingin menangani persoalan-persoaan itu, memastikan setiao orang yang berbakat ini menerima dukungan yang tepat. Jetcoin ada untuk mendorong ini melalui investasi personal pada kemampuan, secara langsung dari orangnya bersangkutan.

Alternative-banking-Interview-with-Eric-Ceret-of-Jetcoin-Institute-4-600x296

Bagaimana mewujudkan ini?

Jetcoin menyediakan kesempatan buat penggemar (fans) untuk menerima porsi dari pendapatan artis masa depan yang mereka dukung. Makin sukses artis yang mereka dukung misalnya, maka fans pun mendapatkan keuntungan secara finansial.

Jetcoin mengembangkan hubungan fan-dan-artis dengan apa yang disebut ‘Proof of Social Engagement (POSE). Ini memberikan reward pada fans dan pendukung dengan JETS (mata uang Jetcoin) ketika mereka engage di aktivitas media sosial.

Di tahap awal dari sistem Jetcoin ini, ia akan membantu menciptakan kesadaran media sosial yang kuat dan cepat dengan membuat buzz, menarik perhatian dari sponsor potensial dan investor awal.

Di tahap berikutnya, POSE makin relevan dengan memberikan metrik sebenarnya berdasarkan popularitas media sosial Jetcoin, yang turut membantu mengevaluasi kontrak potensial champion Jetcoin dengan sponsor dan label.

Begitu performa meningkat, nilai aset juga bertambah, yang kemudian membuahkan hasil atau pendapatan bagi fans dan para penggemarnya.

Boleh ceritakan apa pengembangan Jetcoin yang menggembirakan hingga saat ini? Apa yang bisa diperoleh oleh pengguna Jetcoin di masa depan?

JET berada di tahap awal penjualannya dengan 10 sen perJET, dan pembeli awal akan mendapatkan benefit dengan harga kompetitif sebelum peluncuran resminya.

Jika dibandingkan dengan Bitcoin, yang sekarang mencapai US$2000 dan dimulai dulunya pada US$0.001. Dengan adopsi para pengguna dan teknologi, cryptocurrency memiliki potensi untuk mencapai pertumbuhan yang spektakuler.
Jetcoin akan menambahkan model bisnis yang unik, dimana nilai dari currency dikaitkan dengan IP rights dari talent, sesuatu yang konkrit dan berkaitan dengan dunia digital saat ini.

Jetcoin Institute juga menjalin kerjasama dengan sejumlah label dan perusahaan besar yang akan membantu mendukung para Champion Jetcoin masa depan.

Baru-baru ini, produser Black Eyed Peas menandatangani platform Jetcoin untuk membagi pendapatan dari album barunya dengan basis penggemar. Ini sesuatu yang akan kita lihat di masa mendatang!

Akankah cryptocurrency mematikan alat bayar lain, sebagai contoh, dolar AS, dolar Hong Kong, dolar Singapura, dan menjadi uang/alat bayar generasi masa depan?

Mata uang tidak akan mati akan tetapi akan mencapai bentuk lebih efisien di era digital. Generasi muda akan lebih terbuka pada cryptocurency sebagaimana mereka melihat ini menjadi upaya untuk lebih transparan dan dunia yang transparan dan akuntabel. Dengan perkembangan pesat teknologi, setiap transaksi tertulis dan mudah dilacak, meskipun ada kodenya.

Cryptocurrency akan membuat perbankan kembali ke fungsi aslinya, di mana mereka berperan menjaga sebagai kunci pengamanan uang kita dengan aman tanpa ada kemungkinan spekulasi akan sesuatu yang tidak kita ketahui.

Baru baru ini, bank sentral sedang melobi untuk regulasi dan mengontrol cryptocurrency, tapi bagainanana mungkin protokol desentralisasi berdasarkan konsensus antara dua orang diatur?