Budaya / Seni Rupa

Crystal Charm

Anish Kapoor telah lama sekali berkeinginan membuat karya dengan kristal yang digambar dengan daya tarik dari fragilitas dan sulit ditebak, tetapi siap memikat setiap mata yang memandangnya.

18 Sep, 2016 | Oleh LUXUO

luxuo-id-anish-kapoor-untitled-2016-marble-and-lalique-crystal-photo-copyright-andrea-rossetti-courtesy-galleria-massimo-minini-image2-hd

Anish Kapoor telah lama sekali berkeinginan membuat karya dengan kristal yang digambar dengan daya tarik dari fragilitas dan sulit ditebak, tetapi siap memikat setiap mata yang memandangnya.

Dua tahun lalu di London, percobaan kreatifnya lahir dari pertemuannya dengan Silvio Denz, Chairman dan CEO dari Lalique. Dibantu oleh Galleria Massimo Minini, Anish Kapoor mampu mengeksplorasi karyanya dengan kristal; media yang baru baginya. Bentuk yang ia salurkan kepada materi ajaib ini, berukuran 1,3 meter adalah kurva melengkung. Ramping, lesu dan sangat halus, seperti sebuah permata terletak di tengah, sebagai penyeimbang sebuah lempengan marmer yang mengagumkan.

Kisah kolaborasi Anish Kapoor dengan Lalique yang memerlukan kesabaran ini menghasilkan sebuah karya dengan hasrat abadi yang mengkristal.

Pertama, gestur: guratan garis-garis pensil di selembar kertas; garis melengkung yang mengarahkan mata menjadi tanpa batas. Gambar ini menjadi cetak biru untuk penciptaan luar biasa sebagai artis yang dikenal dengan karyanya itu. Proses selanjutnya adalah membuat sebuah model resin di studionya di London.

Selama dua tahun, tim ahli dari Lalique telah menguji semangat imajinasi Anish Kapoor. Tidak ada upaya meregangkan batas-batas material untuk menciptakan alat-alat baru dalam mengasah teknik. Puluhan jam dicurahkan untuk mengkonstruksi bentuk; lebih dari ratusan kali pengujian polesan pada pengecoran kristal dilakukan. Penguasaan teknik pengecoran lost-wax mencapai hasil baru yang maksimal. Kemudian, setelah dua tahun kerja yang melelahkan, karya seni kristal berhasil diselesaikan.

“Saya senang memamerkan patung unik Anish Kapoor dalam kristal. Material ajaib ini telah diubah menjadi sesuatu yang agung, yang ditransformasikan oleh Lalique,” Massimo Minini, menjelaskan dengan senang.

Silvio Denz, Chairman dan CEO dari Lalique, mengungkapkan dengan antusias. “Unik, itulah kata yang diapresiasikan kepada hasil karya Anish Kapoor yang telah memercaya kita untuk menyelesaikannya. Unik, ini seperti pencapaian seniman besar. Unik, melalui emosi yang mengilhami seni.“


 
Back to top