Properti / Real Estat

Panduan: Boracay, Rumah di Tepi Laut

Walaupun hanya memiliki panjang tujuh kilometer dan lebar seramping 500 meter di beberapa sisinya, Boracay yang mungil telah menjadi salah satu tujuan wisata utama di Filipina.

20 Sep, 2016 | Oleh Luxuo

Walaupun hanya memiliki panjang tujuh kilometer dan lebar seramping 500 meter di beberapa sisinya, Boracay yang mungil telah menjadi salah satu tujuan wisata utama di Filipina. Pulau ini terletak di provinsi Aklan, 200 mil selatan Manila, ujung barat laut pulau Panay dan berlokasi di Visayas Barat. Boracay merupakan salah satu dari dari 7.000 lebih pulau di kepulauan Filipina. Namun, air biru berkilau, pantai pasir putih dan suasana santai telah melambungkan nama pulau ini di mata wisata internasional. Beberapa terumbu yang mengelilingi pulau menjadi pelindung alami, membuat lautnya sempurna untuk berbagai olahraga air, seperti snorkeling, menyelam, selancar angin dan selancar layang.

Saat ini, pembangunan di Boracay telah menyebar hingga ke luar White Beach. Hotel-hotel mewah baru kini dibangun di Pantai Bunyugan dan di tanah area lereng bukit. Ini adalah sebuah proyek ambisius berbahan baku campuran dari Megaworld Properties, Boracay New Coast, yang juga sedang dibangun berdekatan dengan Fairways dan Bluewater Golf Course. Mencakup area seluas 140-hektar – 14% dari daratan pulau ini – dilengkapi hotel, perumahan dan komponen ritel yang mendekati nuansa dan pesona kuno sebuah desa Mediterania.

Aqua Boracay by YOO Beachfront

Aqua Boracay by YOO Beachfront

Proyek yang telah menempatkan Boracay sebagai sasaran para investor properti internasional adalah kompleks bermerek pertama, Aqua Boracay by YOO. Didirikan oleh desainer Philippe Starck dan pengembang John Hitchcox, merek YOO telah berhasil mengekspor model hunian modern yang ramping ke berbagai lokasi di dunia. Boracay adalah pasar yang menarik.

“Tidak ada hunian resor bermerek internasional di Boracay, namun ada permintaan dari pembeli internasional untuk apartemen,” kata Mark Rudnicki, Head of Marketing Aqua Boracay oleh YOO.

Mark mengatakan basis wisata di pulau ini telah meningkat 88% dalam lima tahun terakhir. Sementara ini hotel-hotel tambahan sedang dibangun untuk memenuhi permintaan, namun tetap ada kelangkaan hunian bagi para penghuni tetap atau wisatawan di pulau ini.

“Aqua Boracay mengisi kesenjangan itu dengan menawarkan para investor kesempatan untuk memiliki sepotong surga milik mereka sendiri, baik untuk penggunaan pribadi atau sumber pendapatan atau kombinasi keduanya,” kata Mark.

Proyek ini terletak di Pantai Bulabog, dekat daerah komersial D’Mall dan tidak jauh dari area hiburan malam, White Beach. Hunian ini memiliki 168 unit dengan fasilitas yang mencakup tiga kolam renang, spa, klub kesehatan dan layanan concierge. Menurut Mark, proyek ini telah melewati penjualan tahap pertama, yaitu 48 apartemen dalam waktu kurang dari satu tahun, dan unit terbaru sudah 50% terjual.

Aqua Boracay by Yoo bedroom

Aqua Boracay by Yoo bedroom

Sisa unit yang tersedia antara lain: apartemen satu dan dua kamar yang berukuran 538 hingga 2.841 kaki persegi. Interiornya memiliki palet warna putih dan membumi, paket furnitur tambahan oleh desainer Filipina Vito Selma dan pintu kaca geser besar yang membungkus teras. Hunian ini dijual dari $ 220.000 hingga $ 1.999.999 dan keuntungan sebesar 12% dijamin selama dua tahun pertama.

Menurut Mark, para investor mengalihkan perhatian mereka ke Filipina dari negara-negara seperti Thailand dan Indonesia di mana biaya pajak penjualan telah memuncak.

“Filipina adalah negara yang kini berada di awal siklus pertumbuhan dan investor melihat Boracay sebagai salah satu pantai terbaik di dunia dan bandara Internasional baru yang akan dibuka pada 2017,” kata Mark.

Sebelumnya, bandara Caticlan Boracay hanya melayani dan menampung pesawat kecil. Bandara baru ini dijadwalkan selesai akhir tahun ini dan akan memiliki landasan yang diperluas, yang dapat menampung airbus jet. Menawarkan penerbangan 50 menit dari Manila, penerbangan dua jam dari Hong Kong dan penerbangan empat jam langsung dari Singapura. Prospek ini tentu saja melambungkan harapan para pengembang akan potensi pertumbuhan Boracay.

Sementara Aqua Boracay oleh YOO telah menegaskan tempatnya sebagai pantai persembunyian high-end, kediaman pribadi di tepi pantai Boracay semakin sulit untuk ditemukan.

“Tidak banyak hunian yang tersisa di pantai. Sebagian besar rumah-rumah pribadi atau villa berada di lereng bukit yang menghadap pantai,” kata Peter Brugger, General Manager di SPR Boracay Real Estate Inc.

Mayumi Beachhouse

Mayumi Beachhouse

Peter menjual vila mewah terutama untuk ekspatriat dari seluruh asia, di mana banyak penghuni yang mencari rumah kedua atau tempat menetap saat pensiun. Saat ini Peter hanya menawarkan satu villa di ujung utara White Beach, berdekatan dengan lapangan golf. Properti lima kamar tidur mencakup tiga lantai dan 5564 kaki per segi ini bernama Mayumi Beachhouse. Hunian ini memiliki beberapa teras yang menghadap ke laut dan bak mandi air panas di lantai paling atas. Properti ini dibanderol sebesar $ 2 juta.

Beberapa proyek lain, seperti Aqua oleh YOO, dirancang menjadi area yang ramah terhadap orang asing dan memungkinkan orang asing untuk membeli properti tanpa batasan dan atas nama mereka sendiri, bahkan menawarkan pembayaran ‘non-status’. Tapi menurut hukum Filipina, orang asing tidak dapat memiliki tanah. Mereka hanya dapat membeli unit di gedung kondominium selama jumlah unit yang dimiliki orang asing dalam satu proyek tidak melebihi angka 40%. Jika menikah dengan orang Filipina, orang asing bisa membeli tanah yang tersedia atas nama pasangannya.

Selagi reputasi Boracay di dunia wisata tumbuh dan kedatangan wisatawan meningkat, beberapa orang khawatir akan berkurangnya lahan yang bisa dibeli, pesona pulau ini juga akan memudar. Hiruk pikuk pembangunan, kebisingan dan kepadatan penduduk, belum lagi terumbu karang yang rusak dan tumpukan sampah selama musim liburan telah menyebabkan beberapa kritikus memperingatkan bahwa Boracay telah mencapai titik kritis.

Juni lalu, meskipun Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam sudah meningkatkan sistem pembuangan kotoran pulau dan tes terkini menunjukkan laut sudah aman, Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam menyatakan tingkat bakteri kloroform di laut pantai Bulabog mencapai hampir 50 kali di atas batas aman untuk berenang. Seperti tujuan wisata yang sedang berkembang, Boracay mungkin akan menghadapi masa sakit, tapi dengan sedikit keberuntungan, pengembang akan berusaha untuk mencapai keseimbangan yang berkelanjutan di mana ketergesaan dalam memanfaatkan masa pertumbuhan ekonomi tidak mengancam eko-sistem pulau dan keindahan alamnya.

Artikel ini pertama kali diterbitkan pada Palace Magazine.


 
Back to top